Jalani diet seimbang. Diet yang terdiri dari serealia
utuh, buah-buahan, sayuran, dan produk susu rendah lemak dapat
menurunkan tekanan darah sebanyak 14 mmHg, terutama bila diet tersebut
mengandung jumlah lemak jenuh dan kolesterol yang minimal.
- Perubahan pola makan merupakan langkah pertama untuk menurunkan
tekanan darah. Efeknya mungkin akan terlihat secara bertahap bila Anda
hanya melakukan diet seimbang, tetapi bila Anda fokus pada makanan yang
diketahui bisa menurunkan tekanan darah dan memadukannya dengan
perubahan aktivitas dan gaya hidup, maka tekanan darah Anda bisa turun
lebih cepat.
- Setelah Anda berhasil menurunkan tekanan darah pada level yang
sehat, Anda boleh menikmati kue atau camilan, tetapi Anda tetap harus
mengikuti diet seperti ini untuk mencegah tekanan darah naik lagi.
2. Jangan mengonsumsi garam. Sodium adalah musuh alami
tekanan darah tinggi. Mengurangi sedikit jumlah asupan sodium bisa
menurunkan tekanan darah 2 sampai 8 mmHg.
- Batasi asupan sodium menjadi 2.300 mg atau kurang dalam sehari. Bila
Anda berusia di atas 51 tahun atau memiliki kondisi yang mendasari
peningkatan tekanan darah, maksimal Anda hanya boleh mengonsumsi 1.500
mg sodium.
- Bila Anda ingin menambahkan rasa dalam makanan, Anda bisa
menggunakan herbal dan bumbu. Beberapa tanaman herbal dan bumbu tertentu
bahkan bisa membantu menurunkan tekanan darah.
- Cabe rawit memperbesar pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah.
- Kunyit mengurangi peradangan dalam tubuh secara keseluruhan, dengan
demikian meningkatkan fungsi kardiovaskular dan menurunkan tekanan
darah.
- Bawang putih bisa menurunkan kolesterol dan tekanan darah.
3
. Batasi asupan alkohol. Dalam jumlah kecil, sebenarnya
alkohol bisa menurunkan tekanan darah. Tetapi dalam jumlah besar
alkohol dapat meningkatkan tekanan darah.
- Untuk pria dan wanita di atas umur 65 tahun, dalam sehari cukup
minum satu gelas anggur atau minuman lain dengan kandungan alkohol yang
sama. Untuk orang dewasa di bawah umur 65 tahun, Anda mungkin bisa minum
sampai dua gelas sehari.
- Sebagai acuan, satu gelas atau porsi minuman sama dengan 355 ml bir,
148 ml anggur, atau 45 ml minuman keras yang mengandung 40% alkohol.
- Dalam jumlah yang sedang, anggur dan alkohol lainnya bisa menurunkan tekanan darah hingga 2 sampai 4 mmHg.
- Harap diingat bahwa alkohol hanya bisa menolong bila Anda terbiasa
minum alkohol. Untuk yang tidak terbiasa, hasilnya lebih berisiko dan
belum terbukti.
- Asupan alkohol dalam jumlah besar bisa mengurangi efektifitas obat penurun tekanan darah.
4. Minum susu rendah lemak atau tanpa lemak. Susu
mengandung potasium dan kalsium. Kedua nutrisi ini telah lama
dihubungkan dengan tekanan darah rendah. Produk susu mengandung vitamin D
yang bisa membantu menurunkan tekanan darah.
Susu rendah lemak dan tanpa lemak merupakan pilihan yang lebih baik
dari pada susu murni. Susu murni mengandung asam palmitat yang menurut
beberapa penelitian, bisa menghalangi sinyal internal dalam tubuh yang
berfungsi untuk melonggarkan pembuluh darah. Sebagai akibatnya, pembuluh
darah tetap sempit dan tekanan darah tetap tinggi.
5. Minum teh kembang sepatu. Teh herbal dari kembang
sepatu dapat menurunkan tekanan darah dengan cepat dan drastis bila Anda
rutin minum tiga cangkir setiap hari.
- Diamkan teh selama enam menit sebelum diminum dalam keadaan panas atau dingin.
- Jika Anda tidak mengambil langkah selain minum teh kembang sepatu
tiga kali sehari, Anda sudah bisa menurunkan tekanan darah sistolik
sebesar 7 poin dalam enam minggu.
- Teh kembang sepatu mengandung antosianin dan antioksidan lain yang memperkuat pembuluh darah, mencegah penyempitan yang akan membuat tekanan darah mencuat naik.
6. Tuang segelas jus cranberry. Segelas jus
cranberry dapat menurunkan tekanan darah sama efektifnya dengan segelas anggur merah.
- Jus cranberry mengandung proantosianidin. Nutrisi ini
membatasi tubuh memproduksi ET-1, yang merupakan senyawa yang dikenal
memempersempit pembuluh darah dan meningkatkan tekanan darah.
7. Makan buah-buahan dan sayuran yang bisa menurunkan tekanan darah.
Secara keseluruhan buah dan sayur merupakan bagian penting dari diet
seimbang, dan beberapa di antaranya memiliki manfaat dalam menurunkan
tekanan darah.
- Makan buah kiwi. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh American Heart Association,
para ilmuwan menemukan bahwa makan tiga kiwi setiap hari selama delapan
minggu dapat menurunkan tekanan darah sistolik secara drastis. Kiwi
kaya akan antioksidan yang dikenal dengan nama lutein.
- Nikmati sepotong semangka. Semangka mengandung serat, likopen,
vitamin A, dan potasium, semuanya dikaitkan dengan tekanan darah
rendah. Semangka juga mengandung asam amino yang disebut
L-Citrulline/L-arginine, yang pada beberapa penelitian menunjukkan
manfaat untuk menurunkan tekanan darah.
- Masukkan banyak variasi buah dan sayuran yang kaya akan potasium
dalam diet Anda. Para ilmuwan umumnya sepakat bahwa potasium adalah
tambahwa penting dalam setiap diet yang dirancang untuk menurunkan
tekanan darah. Sumber potasium di antaranya adalah kacang polong,
pisang, kentang, tomat, jus jeruk, kacang merah, blewah, melon, dan
kismis.
8. Coba minum air kelapa. Air kelapa tinggi akan potasium, elektrolit, dan nutrisi lain yang dikaitkan dengan penurunan tekanan darah.
Sebuah penelitian yang diterbitkan di West Indian Medical Journal
mengindikasikan bahwa air kelapa menurunkan tekanan sistolik pada 71%
partisipan dan menurunkan tekanan diastolik pada 29 partisipan lainnya.
9. Makan lebih banyak tahu dan produk kedelai. Produk
yang diolah dari kedelai mengandung isoflavon, nutrisi yang kemungkinan
memiliki hubungan langsung dengan penurunan tekanan darah.
- Dalam sebuah penelitian pada 2012, para peneliti menemukan bahwa
diet kaya isoflavon cenderung menghasilkan tekanan darah 5,5 poin lebih
rendah dari pada mereka yang melakukan diet rendah isoflavon.
- Teh hijau dan kacang juga mengandung jumlah isoflavon dalam kadar sehat.
10. Manjakan diri Anda dengan sedikit cokelat hitam. Pada
umumnya cokelat kaya akan flavanol. Nutrisi ini mendorong pembuluh
darah untuk menjadi lebih besar dan lebar sehingga bisa menurunkan
tekanan darah.
- Walaupun semua jenis cokelat bisa menolong, cokelat hitam dan kakao
murni merupakan pilihan yang lebih baik karena mengandung konsentrasi
yang lebih tinggi dari pada cokelat susu.
- Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi cokelat dapat menurunkan
tekanan darah pada penderita tekanan darah tinggi, tetapi hasilnya
kurang jelas bagi orang yang memiliki tekanan darah normal atau hampir
normal.
11. Tambahkan rasa makanan Anda dengan cabai. Kapsaisin yang merupakan kandungan dari cabai mungkin bisa mendorong penurunan tekanan darah.
- Anggapan ini ditentukan oleh sebuah penelitian pada 2010, ketika
tikus yang memiliki hipertensi mengalami penurunan tekanan darah setelah
mengonsumsi kapsaisin. Harap dicatat bahwa hasil untuk manusia masih
belum jelas.
0 comments:
Post a Comment