Menentukan Perawatan yang Terbaik
-
Tentukan apakah Anda benar-benar memiliki batu ginjal. Walaupun tidak semua batu ginjal menimbulkan gejala pada penderitanya, bahkan batu yang berukuran sangat kecil pun bisa menimbulkan rasa sakit yang berat. Jika Anda sudah pernah memiliki beberapa batu ginjal, Anda mungkin cukup yakin bahwa Anda mengalaminya kembali. Tetapi, karena gejala batu ginjal juga timbul pada beragam gangguan lainnya, mendiagnosisnya terlebih dahulu adalah langkah yang tepat sehingga Anda bisa mengatasinya dengan tepat. Berikut ini adalah beberapa gejala yang lazim pada batu ginjal:
- Nyeri berat di punggung samping dan bawah, yang sering kali menyebar ke perut dan selangkangan.
- Nyeri yang hilang timbul secara bergelombang, dan terjadi selama buang air kecil.
- Urine yang berbau tidak sedap, keruh, berwarna merah muda atau cokelat.
- Mual dan muntah.
2. Kunjungilah dokter untuk memindainya. Melakukan pemeriksaan dengan sinar-x, CT scan,
atau USG (bergantung pada saran dokter Anda) saat Anda menyadari gejala
batu ginjal adalah cara yang terbaik untuk menentukan bagaimana
sebaiknya Anda mengatasinya. Teknologi pemindaian bisa menunjukkan
ukuran, bentuk, dan jumlah batu yang Anda derita.
- Jika Anda memiliki batu yang berukuran lebih kecil dari 5 mm, dokter mungkin akan menyarankan perawatan di rumah untuk membantu batu tersebut keluar.
- Jika Anda memiliki beberapa batu, dokter mungkin akan memberikan resep obat, atau menyarankan perawatan medis lain untuk memecah batu sehingga Anda bisa mengeluarkannya.
3. Cari tahu jenis batu apa yang Anda miliki. Semua batu
ginjal menunjukkan gejala yang sama, tetapi bisa disebabkan oleh
kondisi yang berbeda-beda. Mengetahui penyebab terbentuknya batu ginjal
akan membantu Anda memperkecil ukurannya dan mencegah pembentukannya
kembali di masa depan. Dokter mungkin akan melakukan tes darah atau
urine untuk menentukan jenis batu apa yang Anda miliki. Setelah Anda
mengeluarkan sebuah batu ginjal, dokter mungkin akan mengirimkannya ke
laboratorium untuk menganalisis bahan penyusunnya. Berikut ini adalah
beberapa jenis batu ginjal:
- Batu kalsium: ini adalah jenis batu yang paling banyak ditemukan, dan disebabkan oleh tingginya kadar kalsium bersama dengan senyawa lainnya seperti oksalat atau asam urat.
- Batu asam urat: batu ini terbentuk saat urine terlalu banyak mengandung asam.
- Batu struvit: batu ini dapat terbentuk setelah infeksi saluran kencing.
- Batu sistin: jenis batu ini disebabkan oleh penyakit genetis langka.
Mengatasi Batu dengan Perawatan di Rumah
-
Minumlah beberapa liter air setiap hari. Apa pun jenis batu yang Anda miliki, batu ginjal yang berukuran lebih kecil dari 5 mm biasanya akan keluar dengan sendirinya, tanpa memerlukan intervensi medis. Jika Anda bisa merasakan batu ginjal Anda, tetapi tidak terasa terlalu sakit untuk diberi perawatan, dokter mungkin akan menyarankan Anda untuk minum 2 hingga 3 liter air setiap hari hingga batu itu keluar. Memberikan tubuh Anda banyak air akan membantu mengeluarkan batu ginjal dari dalam tubuh Anda.
- Cobalah untuk minum cukup air hingga menghasilkan urine yang jernih. Urine yang jernih adalah penanda bahwa tubuh Anda benar-benar terhidrasi dengan baik.
- Minuman bebas kafein, gula, dan alkohol seperti soda jahe, sari buah, atau teh hijau juga bisa membantu memenuhi kebutuhan cairan Anda. Hindarilah minuman yang mengandung kafein, pemanis buatan, gula, atau alkohol saat mencoba mengeluarkan batu ginjal.
2. Mengubah diet untuk memperkecil batu. Karena batu ginjal disebabkan oleh timbunan mineral tertentu, mengurangi konsumsi makanan yang mengandung mineral ini bisa membantu untuk memperkecil ukurannya. Cara ini biasanya cukup efektif jika Anda memiliki batu kalsium atau asam urat.- Jika Anda memiliki batu kalsium, kurangilah konsumsi makanan berikut ini yang dapat memperparah kondisi Anda: makanan yang asin, produk olahan susu, tiram, tahu, dan makanan berlemak.[3] Jika Anda memiliki batu oksalat, Anda harus mengurangi makanan yang tinggi kandungan oksalat, seperti kelembak, anggur, bayam, ubi manis, kopi, dan cokelat.
- Jika Anda memiliki batu asam urat, kurangilah konsumsi makanan yang mengandung asam urat: daging jeroan seperti hati dan ginjal, ikan teri, sarden, kacang, jamur, bayam, kembang kol, ragi, dan alkohol.
3. Minumlah minuman yang mengandung lemon setiap hari. Baik minum limun, sari lemon, minuman lemon-limau, atau hanya air bersama beberapa irisan lemon, keasaman dari buah lemon akan membantu mencegah pembentukan batu ginjal4. Cobalah obat herbal. Walaupun belum ada pengobatan herbal yang telah terbukti secara ilmiah mampu mengatasi batu ginjal, banyak orang yang merasakan bahwa setelah mengonsumsi herbal tertentu, terutama dalam bentuk teh, ukuran batu ginjalnya mengecil sehingga lebih mudah dikeluarkan. Cobalah obat herbal berikut ini untuk mengatasi batu ginjal ringan:- Teh daun birch, yang dikatakan dapat membantu mengeluarkan kotoran dari saluran kencing.
- Teh hitam, yang meningkatkan aliran urine karena sifatnya sebagai diuretik.
- Daun jelatang (nettle) yang juga merupakan diuretik, dan dapat membantu mengeluarkan batu ginjal dari tubuh Anda.
- Akar dandelion, yang dikatakan efektif sebagai tonik ginjal.
- Cuka apel, yang dikatakan dapat membantu melarutkan batu. Anda bisa mengonsumsi 1 sendok makan (14,8 ml) cuka apel setiap hari, atau mencampurkannya dengan air.
- Hindari penggunaan bunga rosela, yang dapat memperparah batu ginjal kalsium oksalat.
- Jus batang pisang juga merupakan perawatan yang terkenal untuk batu ginjal di India.
Tips
- Minumlah banyak air setiap hari untuk mengeluarkan batu ginjal. Setelah batu keluar, jangan lupa minum banyak air setiap hari untuk mencegahnya terbentuk kembali.
- Berhati-hatilah dengan jus kranberi dalam jangka panjang. Dalam jangka pendek, sari buah ini bermanfaat untuk mengeluarkan batu ginjal, atau untuk mengatasi infeksi saluran kencing, tetapi dalam jangka panjang, jus kranberi justru diketahui sebagai PENYEBAB batu ginjal karena kandungan asam oksalatnya yang tinggi.
- Kurangi risiko memiliki batu ginjal dengan minum teh hitam atau teh hijau setiap hari. Penelitian menunjukkan bahwa teh hitam dan teh hijau dapat menurunkan kemungkinan terbentuknya batu ginjal.
0 comments:
Post a Comment